Warisan Agung Yogyakarta

Yogyakarta

Di mana tradisi merangkul zaman

Gulir ke bawah
Sugeng Rawuh Wonten Ngayogyakarta

Mengenal Lebih Dekat
Seribu Wajah Jogja

Pesona Jogja
Eksplorasi Daerah Istimewa

Istana Budaya & Tradisi

Sebuah harmoni abadi di mana setiap sudut jalan menyimpan kisah sejarah, keramahan lokal, dan warisan leluhur yang tetap hidup melintasi zaman.

Yogyakarta bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang di mana budaya, sejarah, dan keindahan alam berpadu harmonis. Keistimewaannya hidup melalui tradisi yang terjaga, keramahan masyarakat, dan pengalaman yang membekas bagi setiap pengunjung.


Dari warisan keraton hingga kuliner khas dan destinasi yang memikat, setiap sudut Jogja menyimpan cerita yang unik. Kota ini tidak hanya menawarkan tempat untuk dikunjungi, tetapi juga pengalaman untuk dikenang.

01

Culture & Heritage

Keraton • Batik • Malioboro

Selami denyut nadi kebudayaan Jawa lewat keagungan arsitektur istana, kelembutan gerak tari klasik, hingga magisnya alunan gamelan di malam hari.

02

Culinary & Hospitality

Gudeg • Kopi Joss • Angkringan

Manjakan lidah dengan kelezatan Gudeg legendaris, kehangatan wedang ronde, hingga obrolan hangat penuh kekeluargaan di angkringan pinggir jalan.

03

Nature & Landscape

Merapi • Pantai Selatan • Gumuk Pasir

Jelajahi lanskap alam yang dramatis, mulai dari sejuknya lereng Merapi, pesona tebing karst Gunungkidul, hingga matahari terbenam yang syahdu di Parangtritis.

Istimewa Pemimpinnya, Istimewa Rakyatnya

Filosofi hidup bergotong-royong dan kebersamaan yang ramah menyambut setiap pelancong.

Keraton &
Sejarah Kota

Yogyakarta berdiri dari Perjanjian Giyanti tahun 1755, ketika Kerajaan Mataram Islam dibagi dua menjadi Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Sultan Hamengkubuwono I mendirikan Keraton sebagai pusat kosmologi dan pemerintahan.

Keraton Yogyakarta bukan sekadar istana — ia adalah poros sumbu imajiner yang menghubungkan Gunung Merapi di utara, Keraton di tengah, dan Pantai Parangtritis di selatan. Sebuah konsep filosofi Jawa tentang keseimbangan alam semesta.

Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, Yogyakarta tampil sebagai Ibu Kota Republik pada 1946–1950, menjadi benteng terakhir melawan agresi militer Belanda dan simbol ketahanan bangsa.

1755

Perjanjian Giyanti

Pembagian Mataram Islam; berdirinya Kesultanan Yogyakarta di bawah Sri Sultan Hamengkubuwono I.

1756

Pembangunan Keraton

Keraton Yogyakarta dibangun di atas tanah yang dipilih dengan ritual kejawen dan perhitungan kosmis.

1946

Ibu Kota Republik

Yogyakarta menjadi Ibu Kota RI, pusat perlawanan revolusi kemerdekaan Indonesia.

Jejak
Warisan Budaya

Makanan
Khas Jogja

Eksplorasi
Ragam Destinasi

Lava Tour Merapi
Wisata Alam

Lava Tour Merapi

Petualangan ekstrem menembus jalur sungai pasir sisa aliran lahar dingin Merapi menggunakan jip terbuka.

Lihat di Peta
Pantai Parangtritis
Wisata Alam

Pantai Parangtritis

Pantai ikonik pesisir selatan dengan gumuk pasir langka dan pemandangan sunset yang magis.

Lihat di Peta
HeHa Sky View
Wisata Alam

HeHa Sky View

Menikmati lanskap perbukitan kapur Gunungkidul yang berpadu dengan gemerlap lampu kota Jogja dari ketinggian.

Lihat di Peta
Keraton Yogyakarta
Wisata Sejarah

Keraton Ngayogyakarta

Istana hidup pusat peradaban kesultanan Jawa yang merawat arsitektur pusaka peninggalan Mataram Islam.

Lihat di Peta
Taman Sari
Wisata Sejarah

Istana Air Taman Sari

Situs reruntuhan pemandian pribadi sultan yang menyimpan rahasia lorong bawah air.

Lihat di Peta
Benteng Vredeburg
Wisata Sejarah

Benteng Vredeburg

Situs saksi bisu kolonialisme Belanda yang kini bertransformasi menjadi museum diorama perjuangan.

Lihat di Peta
Kawasan Malioboro
Wisata Budaya

Nadi Budaya Malioboro

Poros sumbu imajiner tempat bertemunya tradisi dagang, seni angkringan, dan seniman jalanan legendaris.

Lihat di Peta
Sentra Gudeg Wijilan
Wisata Budaya

Sentra Gudeg Wijilan

Kampung kuliner tradisional penghasil gudeg kering manis resep keraton asli semenjak abad ke-19.

Lihat di Peta
Pasar Beringharjo
Wisata Budaya

Pasar Beringharjo

Pusat transaksi budaya dan pasar batik tertua tempat bertemunya keramahan khas masyarakat Jawa.

Lihat di Peta

Pesona &
Destinasi Wilayah

Gunungkidul